Sekda Sumenep Santai Hadapi Polemik dengan DPRD Soal Tak Hadiri Rapat: “Ambil Positifnya”

Kolase foto Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra dan Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin. (Foto: istimewa)

SUMENEP, Rettro.id – Kemarahan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep atas absennya Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Dwi Saputra dalam dua kali rapat pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 tak dibalas dengan nada defensif.

Di tengah polemik yang memanas, Agus justru memilih merespons dengan nada tenang dan menyebut kritik DPRD sebagai bahan evaluasi.

Agus mengakui tidak menghadiri rapat karena sedang menjalankan tugas di luar kota yang waktunya bersamaan dengan agenda pembahasan anggaran. Ia mengaku telah menugaskan perwakilan untuk hadir, meski perwakilan tersebut datang terlambat.

“Kebetulan ada tugas yang berbarengan. Cuma sudah diwakilkan, hanya saja datangnya terlambat,” ujar Agus, dikutip dari bangsapedia.com, Selasa (21/7/2026).

Bukannya memperdebatkan kritik yang dilontarkan DPRD, Agus memilih melihatnya sebagai masukan untuk memperbaiki kinerja TAPD, santai, tenang dan elegan.

“Kritik yang membangun, ambil positifnya. Jadi ke depannya kita lebih disiplin,” katanya diiringi senyum.

Sebelumnya, rapat pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 antara Banggar DPRD dan TAPD berujung diskors. Ketidakhadiran Agus selaku Ketua TAPD menjadi pemicu utama memanasnya forum.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menegaskan persoalan itu bukan sekadar soal absensi, tetapi menyangkut penghormatan terhadap lembaga legislatif dan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan agenda yang telah disepakati bersama.

“Agenda ini sudah disepakati bersama dan surat resmi juga sudah disampaikan. Seharusnya ada komitmen untuk menghormati proses pembahasan anggaran,” tegas Zainal.

“Jadi, ini bukan sekadar persoalan hadir atau tidak hadir, tetapi menyangkut penghormatan terhadap institusi DPRD,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *