PWI dan Hotman Paris Berdamai, Netizen: “Lumayan Mencair”

Mediasi PWI dan Hotman Paris Hutapea difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: @fbsufmidasco)

JAKARTA, Rettro.id – Perseteruan antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya berakhir di meja damai. PWI resmi mencabut laporan polisi terhadap Hotman di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026) malam.

Keputusan itu diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan dalam mediasi yang difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, pada pagi harinya. Mengutip kompas.com, Rabu, (29/7/2029).

Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat, Anrico Pasaribu, mengatakan pencabutan laporan merupakan tindak lanjut dari hasil mediasi tersebut. Menurutnya, PWI menerima permintaan maaf Hotman Paris karena dinilai disampaikan secara tulus dan menunjukkan itikad baik.

“Setelah pertimbangan Ketua Umum bahwa memang sebelumnya juga sudah ada permintaan maaf, kemudian pada pagi tadi juga sudah mengulang kembali permintaan maaf itu, kami PWI menganggap bisa menerima permintaan maaf itu secara tulus,” ujar Anrico di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta.

Ia menjelaskan, penyelesaian perkara ini ditempuh melalui mekanisme restorative justice, sehingga proses hukum tidak dilanjutkan.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh organisasinya sejak awal bukan semata untuk mempidanakan seseorang. Menurutnya, tujuan utama telah tercapai, yakni memulihkan kehormatan profesi wartawan sekaligus mengingatkan bahwa pers merupakan salah satu pilar demokrasi yang wajib dihormati oleh siapa pun.

Di tengah berakhirnya polemik tersebut, perhatian publik justru bergeser ke kolom komentar media sosial. Sejumlah unggahan media nasional yang memberitakan perdamaian PWI dan Hotman Paris dibanjiri komentar satir hingga jenaka dari warganet.

“Sepertinya sudah mencair,” tulis seorang netizen.

“Cukup satu cincin bang,” sahut akun lainnya, merujuk pada identitas khas Hotman Paris yang kerap mengenakan cincin mewah.

Komentar lain juga tak kalah menggelitik.

“Cair ya, mana marwah PWI,” tulis seorang warganet disertai emoji tertawa.

Bahkan, ada pula komentar bernada satire yang menyinggung kekayaan sang pengacara.

“That’s a lot of money. PWI mau lawan Hotman, paling Hotman cuma hilang dua Lambo,” kelakar seorang netizen dengan emoji tertawa terbahak-bahak.

Ragam komentar tersebut memperlihatkan bagaimana berakhirnya sengketa hukum ini tak hanya menjadi perhatian publik, tetapi juga memantik respons kreatif sekaligus satir dari warganet yang memenuhi ruang diskusi di media sosial. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *