SUMENEP, Rettro.id – Aktivitas merokok yang dilakukan salah satu anggota DPRD Sumenep saat rapat berlangsung menuai sorotan publik. Namun, alih-alih mengecam, Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep justru memberikan pembelaan.
Ketua BK DPRD Sumenep, dr. Virzanninda Busryo, menyebut merokok dalam rapat internal Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim TAPD Kabupaten Sumenep tidak secara tegas dilarang dalam tata tertib (Tatib) kedewanan.
Menurutnya, larangan merokok hanya berlaku dalam rapat paripurna. Sementara rapat internal Banggar dan TAPD disebutnya berbeda.
“Secara tatib itu tidak ada, kecuali paripurna. Kalau paripurna memang kami menginstruksikan tidak boleh merokok,” kata Virzaninda. Rabu (12/8/2026)
Pernyataan tersebut menjadi sorotan. Sebab, Virzanninda sendiri mengakui bahwa merokok di dalam ruangan berpendingin udara pada dasarnya tidak diperbolehkan. Terlebih, forum tersebut berlangsung di ruang resmi Gedung Parlemen, bukan di warung kopi.
“Lebih ke moral aja sih, karena memang kalau di ruang ber-AC itu tidak boleh merokok,” ujarnya.
Meski demikian, politikus PKB itu menganggap aktivitas merokok dalam rapat internal DPRD dan TAPD sebagai hal yang wajar. Alasannya, rapat pembahasan anggaran biasanya berlangsung berjam-jam sehingga merokok disebut telah menjadi kebiasaan.
Dalih tersebut justru memunculkan pertanyaan baru: apakah lamanya rapat kemudian dapat menjadi alasan untuk mengabaikan etika di ruang resmi parlemen?
Apalagi, rapat yang membahas kepentingan publik semestinya tidak hanya menuntut keseriusan materi pembahasan, tetapi juga menunjukkan keteladanan sikap para wakil rakyat.
Virzanninda mengatakan pihaknya tetap akan memanggil anggota DPRD yang aktivitasnya terekam dan kemudian viral di media sosial. Bukan hanya merokok, BK juga menyoroti adanya anggota yang terlihat tidur saat rapat.
“Intinya BK akan menindaklanjuti teman-teman yang ketahuan viral ada yang tidur dan merokok di forum rapat. Pasti akan kami sounding dan memberikan teguran,” tegasnya.
Ironisnya, langkah BK tersebut baru dilakukan setelah video anggota DPRD merokok dan tidur dalam forum rapat terlanjur viral dan menuai hujatan warganet. (*)












