TOKYO, Rettro.id – Ajang tarung bebas ONE Samurai 1 di Ariake Arena, Tokyo, Rabu (29/4/2026), benar-benar jadi panggung “balas dendam nasional” yang dibungkus bogem mentah.
Sebanyak 15 laga dari MMA, Muay Thai, sampai kickboxing digelar, tapi sorotan jelas cuma satu: rematch panas antara Takeru Segawa vs Rodtang Jitmuangnon duel yang aromanya lebih pekat dari dendam lama yang belum lunas.
Maklum, di pertemuan sebelumnya (ONE 172, Maret 2025), Takeru dibuat “mati gaya” setelah dihajar KO cuma dalam 80 detik. Belum juga kering keringat, sudah pulang.
Kali ini, ceritanya beda.
Sejak ronde pertama, Takeru tampil seperti orang yang habis di-ghosting, penuh emosi tapi tetap fokus. Rodtang, sang “The Iron Man”, masih seperti biasa maju tanpa rem, pukul dulu, mikir belakangan.
Empat ronde berjalan, jual beli pukulan terjadi tanpa diskon. Tapi yang bikin beda, Takeru berkali-kali menjatuhkan Rodtang empat kali totalnya. Iron Man? Ya, tetap besi, tapi mulai penyok.
Masuk ronde kelima, situasi jelas. Rodtang wajib KO kalau mau selamat. Dia pun langsung tancap gas, menyerang brutal seperti tidak ada hari esok.
Masalahnya, Takeru malah santai. Senyum-senyum sambil dihajar, entah percaya diri atau memang sudah siap pensiun dengan damai.
Dan di sinilah klimaksnya. Kombinasi pukulan satu-dua dari Takeru bikin Rodtang goyah. Satu bogem kanan telak, dan The Iron Man kembali tumbang.
Takeru tidak pakai basa-basi. Seperti penagih utang yang sudah lama nunggu, dia langsung menutup pertarungan dengan rentetan pukulan yang membuat wasit tak punya pilihan selain menghentikan laga.
TKO ronde kelima. Selesai. Lunas.
Takeru Segawa resmi membalas dendamnya empat knockdown, satu kemenangan epik, dan satu sabuk interim kelas terbang kickboxing sebagai oleh-oleh pensiun.
Kalau ini film, ending-nya jelas,
yang dulu tumbang cepat, sekarang pulang cepat tapi bawa sabuk kemenangan plus dendam dibayar lunas. (*)












