OLAHRAGA, Rettro.id – Atmosfer panas semifinal leg kedua UEFA Champions League antara Arsenal vs Atlético Madrid justru berjalan dingin-dingin tegang. Ibarat mantan ketemu di kondangan, saling lihat tapi sama-sama jaim.
Bermain di kandang sendiri, Rabu (6/5/2026) Arsenal tampil lebih pede, tapi tetap hati-hati. Sementara Atletico seperti biasa, main aman, rapat, dan siap bikin lawan frustrasi DNA-nya Diego Simeone banget.
Gol yang ditunggu akhirnya datang di menit 44. Bukayo Saka muncul jadi pahlawan lewat sepakan yang bikin fans Arsenal langsung lupa utang cicilan. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.
Babak kedua, jangan harap hujan gol. Kedua tim malah makin “pelit peluang”. Total tembakan ke arah gawang cuma 2 dari masing-masing tim, ini semifinal, bukan latihan passing! Sepak pojok pun lebih sedikit daripada shot on target, dengan Arsenal unggul 5 berbanding 2.
Meski minim drama gol, satu gol Saka sudah cukup jadi tiket emas. Peluit panjang berbunyi, Arsenal resmi lolos ke final di Budapest.
Ini jadi momen bersejarah, karena “Meriam London” akhirnya kembali ke final Liga Champions setelah penantian panjang sejak era Arsène Wenger—ya, zaman masih sering dengar kata “Invincibles”.
Kini Arsenal tinggal duduk manis sambil nonton calon lawan dari duel sengit Bayern Munich vs Paris Saint-Germain. Siapa pun yang lolos, satu hal pasti, Arsenal lagi panas dan kali ini bukan cuma di atas kertas tapi siap memasak.
Stat Singkat (biar kelihatan analis):
Skor: Arsenal 1-0 Atletico
Gol: Saka (44’)
Shot on target: 2 vs 2 (hemat banget!) Corner: 5 vs 2
Kata fans Arsenal, main boleh hemat peluang, tapi hasil tetap maksimal. Meriam London, mode efisien level “anak kos akhir bulan”. (*)












