SUMENEP, Rettro.id – Selviyanti, pelapor dalam kasus dugaan pengrusakan yang dilaporkannya ke Polres Sumenep, mengaku mengalami tekanan batin selama sepekan terakhir. Ia menyebut banyak pihak mendatanginya dan memintanya mencabut laporan polisi (LP) terhadap terlapor berinisial DE.
Menurut Selvi, upaya persuasi agar dirinya menghentikan proses hukum datang dari berbagai kalangan. Bahkan, ia mengaku ada oknum anggota polisi hingga TNI yang turut meminta dirinya mempertimbangkan pencabutan laporan tersebut.
“Sudah hampir sepekan ini saya mengalami tekanan batin. Banyak yang datang meminta saya mencabut laporan,” tutur Selvi, Minggu (21/6/26).
Selvi menilai langkah tersebut menunjukkan terlapor tidak berani menghadapi konsekuensi hukum atas perbuatannya. Ia menduga banyaknya pihak yang datang kepadanya berkaitan dengan relasi dan koneksi yang dimiliki pacar terlapor.
Menurutnya, jika memang memiliki itikad baik, persoalan tersebut seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.
“Kalau memang mau menyelesaikan masalah, seharusnya berani mempertanggungjawabkan apa yang sudah diperbuat. Bukan malah menyuruh banyak orang datang meminta saya mencabut laporan,” katanya.
Selvi mengaku tidak pernah berniat memperpanjang konflik. Ia bahkan menyadari bahwa dirinya tidak ingin memiliki banyak musuh. Namun, sikap yang ditunjukkan terlapor justru membuatnya kecewa.
Ia menilai DE tidak menunjukkan etika maupun iktikad baik dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Selvi juga menganggap terlapor merasa memiliki bekingan kuat sehingga dapat bertindak semaunya karena didukung pacarnya yang berprofesi sebagai Pengacara.
Bahkan, dengan bangganya membuat story WA saat mencari alamat rumahnya dan memposting video setelah berhasil melancarkan niat buruknya itu.
Meski mengaku menghadapi tekanan psikologis dan merasa tidak banyak mendapat dukungan dalam menghadapi perkara tersebut, Selvi menegaskan tidak akan mencabut laporan yang telah diajukannya ke kepolisian.
“Saya tetap memilih melanjutkan proses hukum. Saya hanya ingin mencari keadilan dan berharap kasus ini diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor DE belum memberikan tanggapan atas pernyataan yang disampaikan Selviyanti. Hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka sesuai ketentuan jurnalistik. (*)












