MAGELANG, Rettro.id – Retret kepemimpinan nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang ternyata bukan agenda santai. Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, blak-blakan mengaku sempat “kaget” dengan ritme kegiatan yang padat di hari-hari awal.
Kegiatan yang berlangsung 15–19 April 2026 itu diikuti ratusan ketua DPRD kabupaten/kota se-Indonesia. Tujuannya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan menyelaraskan kebijakan pusat-daerah, tapi di lapangan, peserta lebih dulu diuji mental dan fisik.
“Awalnya cukup berat. Komunikasi dengan ajudan, ADC hingga driver belum berjalan baik. Itu membuat saya sempat merasa tertekan,” ujar Zainal, Sabtu (18/4/2026).
Bukan cuma dia. Sejumlah pimpinan DPRD dari Madura Raya juga merasakan hal serupa—lelah, jenuh, dan harus beradaptasi cepat dengan pola kegiatan ala militer.
Namun suasana mulai berubah. Interaksi lintas daerah jadi kunci. Diskusi dan kebersamaan perlahan mencairkan ketegangan, membuat peserta mulai menemukan ritme.
“Pelan-pelan kami menemukan ritme. Kebersamaan dengan teman-teman dari seluruh Indonesia membuat kami bisa beradaptasi,” katanya.
Titik balik datang di hari keempat. Kehadiran para pejabat tinggi, termasuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo, hingga Presiden RI Prabowo Subianto, langsung mengubah suasana.
“Ketika bertemu para menteri, Kapolri hingga Presiden, rasa lelah seperti hilang. Ada energi baru,” tegasnya.
Menjelang penutupan, keluhan berubah jadi semangat. Retret yang awalnya terasa “menghajar” justru berakhir dengan soliditas dan optimisme baru. (*)












