LEBANON, Rettro.id – Pengakuan datang dari Israel Defense Forces (IDF) setelah video perusakan patung Yesus di Lebanon selatan viral dan memicu kemarahan global.
Dalam pernyataan resmi pada Minggu (19/4/2026), IDF membenarkan keaslian foto dan video yang memperlihatkan seorang prajurit menghancurkan kepala patung Yesus Kristus menggunakan jackhammer saat operasi militer berlangsung.
Usai tuai kecaman dunia, juru bicara IDF Letnan Kolonel Nadav Shoshani, menegaskan tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius. Ia menyebut perilaku prajurit itu tidak mencerminkan nilai-nilai militer yang dijunjung pasukan Israel.
Investigasi awal mengungkap insiden terjadi di desa Kristen Debel dan Deir Siryan, wilayah Lebanon selatan area operasi militer Israel melawan Hezbollah.
Kasus ini kini ditangani Komando Utara IDF. Militer berjanji akan mengambil tindakan tegas jika pelaku terbukti bersalah, sekaligus membantu komunitas Kristen setempat untuk memulihkan patung yang dirusak.
Namun, hingga kini identitas prajurit belum diungkap, begitu pula rincian sanksi yang akan dijatuhkan. Insiden ini menjadi tamparan keras bagi klaim IDF yang selama ini menyatakan tidak menargetkan infrastruktur sipil maupun simbol keagamaan. Bukti visual dari lokasi kejadian menunjukkan sebaliknya.
Gelombang kritik pun meluas hingga ke Amerika Serikat. Mantan anggota Kongres AS, Marjorie Taylor Greene, mempertanyakan status Israel sebagai sekutu utama di tengah aliran bantuan militer yang terus berjalan.
“Sekutu terbesar kita yang selama ini menerima miliaran dolar uang pajak dan persenjataan dari rakyat Amerika Serikat, sementara tentaranya tertangkap kamera menghancurkan simbol iman Kristen,” katanya mengutip laporan Aljazeera.
Kecaman juga disampaikan Matt Gaetz yang menyebut tindakan tersebut “mengerikan”. Sementara jurnalis Ryan Grim menilai insiden ini mencerminkan pola berulang di zona konflik.
Di tengah janji investigasi, publik global kini menunggu, apakah kasus ini berujung sanksi nyata, atau kembali berhenti di pernyataan semata. (*)












