VIRAL, Rettro.id – Sebuah video klarifikasi seorang ibu yang mengaku anaknya hamil karena mendapat amanah melalui mimpi mendadak viral dan memicu perdebatan luas di media sosial. Video tersebut menuai beragam reaksi, mulai dari dukungan hingga keraguan dari warganet.
Dalam rekaman yang beredar, sang ibu terlihat duduk berdampingan dengan putrinya yang mengenakan pakaian serba hitam. Sambil memegangi perut yang tampak membesar, sang anak mendengarkan ibunya menyampaikan klarifikasi kepada publik.
Dengan nada penuh keyakinan, sang ibu menegaskan bahwa dirinya mempercayai putrinya dan menolak anggapan bahwa kehamilan tersebut terjadi akibat hubungan di luar nikah. Menurutnya, kehamilan itu bermula setelah sang anak mengalami sebuah mimpi yang disebut sebagai amanah dari Allah.
“Saya sangat percaya sama anak saya, bahwa dia hamil itu karena dia mimpi, karena dia mendapat amanah dari Allah,” ujar sang ibu dalam video tersebut.
Ia juga menggambarkan putrinya sebagai sosok yang taat, berakhlak baik, dan telah menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren sejak usia dini hingga tingkat aliyah. Karena itu, ia meyakini anaknya tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma maupun ajaran agama.
Sang ibu bahkan menegaskan bahwa putrinya tidak pernah memiliki kedekatan khusus dengan laki-laki, apalagi melakukan kontak fisik. Ia menyebut kehamilan tersebut terjadi semata karena kehendak Tuhan.
Video klarifikasi itu sontak menjadi sorotan publik. Sejumlah warganet menyampaikan simpati terhadap kondisi keluarga tersebut, sementara sebagian lainnya mempertanyakan klaim yang disampaikan sang ibu.
Di akhir pernyataannya, sang ibu berulang kali memohon agar masyarakat tidak menghujat maupun melontarkan komentar negatif kepada putrinya. Ia berharap publik dapat menyikapi persoalan yang sedang dihadapi keluarganya dengan lebih bijak dan tidak memperkeruh keadaan.
Disisi lain, warganet ada yang menguhubungkan klarifikasi itusang ibu terlihat duduk berdampingan dengan putrinya yang mengenakan pakaian serba hitam berkaitan dengan korban pemimpin Padepokan Padang Ati (PPA) Pekalongan, AKF (54). Namun, tak sedikit pula yang menganggap vidio klarifikasi tersebut hanyalah sebuah konten belaka. (*)












