Prabowo Akui Beratnya Jadi Presiden, Tak Enak Tapi Sudah Terlanjur Picu Reaksi Warganet

Presiden RI Prabowo Subianto saat meresmikan perakitan kendaraan komersial listrik PT. VKTR Sakti Industries. (Foto: @Seskab RI)

Jakarta, Rettro.id – Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya “curhat nasional” soal nasibnya di kursi nomor satu: jauh dari kata santai, apalagi libur panjang.

Dalam taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo dengan gaya khasnya melempar “peringatan dini” bagi siapa pun yang bercita-cita jadi presiden.

“Jangan kira ini pekerjaan enak. Yang mau jadi presiden, selamat!” ujarnya, yang kalau diterjemahkan bebas, kurang lebih, silakan daftar, tapi jangan kaget.

Bukan sekadar guyon, Prabowo menegaskan dirinya nyaris tak kenal kata libur sejak resmi menjabat. Alih-alih rebahan, agenda kenegaraan justru seperti maraton tanpa garis finis.

“Benar, aku sudah terlanjur. Jadi harus kerja keras. Nggak ada libur saya,” katanya, setengah pasrah, setengah serius. Melansir Detik.com, Jumat (10/4/2026).

Soal tudingan doyan “jalan-jalan luar negeri”, Prabowo juga tak tinggal diam. Ia menyebut, setiap perjalanan bukan wisata, melainkan misi negara dari urusan energi sampai diplomasi.

“Dibilang jalan-jalan? Untuk amankan minyak, ya harus ke mana-mana. Kemarin ke Jepang, habis ini berangkat lagi,” tegasnya.

Singkatnya, jadi presiden versi Prabowo bukan healing ke luar negeri, tapi “healing sambil negosiasi.”

Sontak pernyataan itu memicu reaksi dari warganet, ada yang bernada candaan, satir hingga serius.

“Faktanya dari saking kepingin jadi sampe nyalon empat kali, wkwk,” tulis warganet.

“Mundur aja, dulu ambisius sampe ikut 4 kali pemilu,” tulis yang lain menimpali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *